Seorang anak berusia 11 tahun meninggal dunia akibat tenggelam di aliran Sungai Banjir Kanal Timur (BKT) Kota Semarang, pada Minggu (14/7/2024) sekira pukul 17.50 WIB.
Kapolsek Gayamsari, Kompol Hengky Prasetyo membenarkan kejadian tersebut. Diketahui korban berinisial NT (11) tidak bisa berenang saat bermain di sungai bersama teman- teman sebayanya.
“Iya korban lagi main sama teman- teman di situ (sungai BKT) renang. Tau- tau ada arus kenceng terus tenggelam,” kata Hengky, Senin (15/7/2024).
Awalnya korban bersama teman- temannya bermain di tepian sungai BKT sekira pukul 15.45 WIB. Beberapa menit kemudian korban mengajak teman- temannya untuk berenang, namun hanya sebagian temannya yang mau ikut berenang sedang yang lain memilih untuk tetap bermain di bantaran sungai.
“Tiba- tiba korban minta tolong karena terseret arus dan tenggelam di sungai banjir kanal timur,” ungkap Hengky.
Rekan korban berinisial EM (10) sempat menolong korban, namun sayang EM tidak kuat menarik NT sampai ke daratan.
EM kemudian bergegas meminta pertolongan kepada warga sekitar, setelah melakukan pencarian warga menemukan korban 100 meter dari TKP awal tenggelam dalam keadaan lemas.
“Korban berhasil ditemukan dalam kondisi sudah tidak sadarkan diri dan langsung dibawa ke rumah,” ujar Hengky.
Setelah dibawa ke rumah, korban langsung mendapatkan penanganan dari tim medis yang dipimpin oleh dokter Ulil Afkar dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 18.00 WIB.
Atas kejadian ini pihak keluarga mengikhlaskan kepergian korban.