Aksi pencurian berbagai barang terjadi di wilayah Kota Semarang dalam kurung waktu selang sehari. Mulai dari helm, laptop hingga motor menjadi sasaran aksi pencurian.
Dikutip dari akun Instagram @kejadiansmg pada hari Selasa (9/12/2025), pada hari Sabtu (6/12/2025) hingga Senin (8/12/2025), tiga kejadian pencurian di tiga lokasi berbeda terjadi.
Pada hari Sabtu (6/12/2025), pencurian sebuah laptop terjadi di Kost Putri di wilayah Patemon Unnes Gunungpati, sekira pukul 06.37 WIB.
Dalam unggahan tersebut nampak pelaku berjaket hoodie pink dengan celana hitam mengenakan masker yang diduga seorang wanita keluar dari gerbang kost dengan santai usai menggasak sebuah laptop dari dalam kost.
Pada hari Senin (8/12/2025) pencurian sebuah helm terjadi di halaman Masjid Ukhwah Islamiyah Al Azhar, sebelah taman Tirto Agung Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang.
Dalam video unggahan akun tersebut, nampak seorang laki-laki laki yang mengendarai sepeda motor merk Honda Scoopy warna merah, dengan pakaian baju berwarna biru navy dan jeans light blue, memakai tas ransel warna hitam menggasak helm yang bertengger di spion motor Honda Scoopy warna silver.
Di hari yang sama pada pukul 05.38 WIB, pencurian sepeda motor terjadi di jalan Brotojoyo, depan ruko Cocoruyuk Fried Chicken.
Pelaku menggunakan jaket panjang, celana panjang dan sepatu, awalnya pelaku nampak berjalan di pinggiran jalan sambil memperhatikan keadaan sekitar, usai pelaku merasa aman, dia langsung berjalan ke arah sepeda motor merk Honda Beat warna putih biru yang berada di halaman ruko, dalam hitungan detik pelaku berhasil membawa kabur sepeda motor tersebut.
Maraknya aksi kriminal pencurian di kota Semarang yang belakangan makin meningkat membuat warga kota Semarang resah. Pasalnya warga merasa tidak ada ruang aman bagi warga.
Seperti yang diutarakan oleh beberapa netizen dalam kolom komentar pada salah satu unggahan akun @kejadiansmg.
“Indonesia wes ra aman tenan (Indonesia sudah sangat tidak aman), “ tulis akun honda.astramotor.semarang.
“Kok makin akeh maling ya Semarang perasaan (kok semakin banyak maling ya Semarang perasaan),” tulis akun vendy_black.
“Ya Allah.. Akeh men seng hobi maling helm (Ya Allah.. banyak banget yang hobi maling helm),” tulis akun dessileelee.
Hingga berita ini diunggah belum ada informasi lebih lanjut dari pihak kepolisian atas kejadian tersebut. Makin banyaknya kejadian pencurian di lingkungan Kota Semarang mengingatkan kita untuk senantiasa waspada agar terhindar dari kejadian serupa.