Semarang adalah salah satu kota dari banyak kota di Indonesia yang mengalami akulturasi budaya yang kaya antara Tionghoa, Arab dan Eropa. Hal ini disebabkan karena Semarang adalah kota Pelabuhan yang menjadi tempat berlabuhnya para pedagang dari berbagai negara. Dalam bidang kuliner Semarang banyak mengalami akulturasi dengan kuliner Tionghoa, salah satu nya Tahu Pong.
Tahu Pong adalah salah satu makanan yang lazim ditemui di Kota Semarang, kuliner yang merupakan akulturasi budaya Tionghoa dengan Nusantara ini kian merebak utamanya di Kota Semarang pada tahun 1930- an. Nama pong ini berasal dari istilah kopong atau kosong, ini karena bagian tengah tahu berongga atau tidak berisi. Di kota Semarang kamu bisa menemukan banyak kedai yang menjual Tahu Pong bersama dengan Tahu Gimbal, salah satunya Tahu Pong Gajah Mada yang berlokasi di Jalan Gajahmada No.63B, Kembangsari, Kec. Semarang Tengah, Kota Semarang.
Tahu Pong Gajah Mada sudah berjualan sejak tahun 1950-an, awalnya kedai ini berada di kawasan jalan Kranggan. Hingga pada tahun 1972 pindah ke jalan Gajah Mada, cita rasa tahu pong ini tidak berubah sejak pertama kali disajikan, kuahnya yang khas dengan resep rahasia turun temurun membuat penikmat tahu pong ini tak mampu berpindah ke lain hati. Kuah tahu pong pada umumnya berisi kecap, petis dan bawang, cara makannya dicocol ke dalam kuah. Yang spesial disini penyajian tahu pongnya dilengkapi dengan acar lobak putih, penyajiannya pun dipisah sehingga pelanggan bisa menikmati tahu pong sesuai dengan seleranya.
Selain tahu pong, ada juga beragam menu lainnya yang bisa kamu nikmati disini, seperti tahu emplek, tahu emplek telur, tahu gimbal, tahu gimbal telur dan tahu kopyok telur. Kalau dirasa pesan semua kebanyakan, kamu bisa memesan tahu komplit yang sudah terdiri dari tahu pong, tahu gimbal, tahu emplek dan telur. Untuk harga seporsi tahu komplit kamu cukup membayar Rp. 35.000 per porsinya, untuk menu satuanya mulai dari Rp. 15.000 - Rp. 37.000. Kedai ini buka hari Senin - Sabtu pukul 10.30 - 18.00 WIB.