Perayaan Idul Fitri merupakan momen yang sangat membahagiakan bagi umat muslim karena menjadi hari kemenangan setelah melaksanakan puasa selama sebulan. Berbeda dengan perayaan Idul Fitri di beberapa negara, Indonesia memiliki keunikan yang mungkin tidak ada di negara lain dalam hal merayakan Idul Fitri.
Di Indonesia, lebaran juga identik dengan kuliner khas yang seringkali jadi menu wajib saat hari raya ldul Fitri.Ada beberapa kuliner khas yang sejak dulu selalu jadi menu utama masyarakat Indonesia dalam menyambut Idul Fitri. Dibalik kuliner tersebut, terdapat makna mendalam yang mungkin belum banyak orang ketahui. Simak ulasannya berikut ini!
1. Ketupat
Ketupat menjadi makanan khas saat Lebaran bagi masyarakat Indonesia. Hidangan ini merupakan makanan yang diolah dari beras dan dimasukkan ke dalam selongsong ketupat, yang kemudian direbus dalam waktu cukup lama.

Konon, tradisi ketupat sendiri berawal dari penyebaran agama Islam di Pulau Jawa oleh Sunan Kalijaga. Ia membagikan ketupat sebagai sarana untuk berdakwah dalam menyebarkan agama Islam saat itu. Keberadaan ketupat sudah diperkenalkan sejak abad ke-15.
Ketupat berasal dari kata “kupat” dan memiliki sebuah arti ganda yaitu “ngaku lepat” (mengakui kesalahan) dan “laku papat” (empat tindakan). Istilah ini bermakna “lebaran” (pintu ampun terbuka lebar), “luberan” (melimpah), “leburan” (dosa dan kesalahan habis), dan “laburan” (penjernihan). Ketupat melambangkan pengakuan salah atau kesalahan dan kesucian hati.
2. Opor Ayam
Selain ketupat, hidangan yang wajib ada di meja saat lebaran adalah opor ayam. Masakan ini terdiri dari ayam yang dimasak dengan beragam rempah seperti santan kental, serai, kencur, lengkuas, ketumbar, dan kemiri.

Dalam tradisi masyarakat Jawa, selain disandingkan bersama ketupat, opor ayam juga sering disajikan dengan lontong. Secara filosofi, opor ayam memiliki makna yaitu saling meminta maaf atas segala kesalahan. Selain itu, opor ayam juga menjadi simbol kebersamaan dan kehangatan.
3. Rendang
Selain opor ayam dan ketupat, sajian lain yang selalu ada di saat momen lebaran yaitu rendang. Sejak dulu, makanan ini selalu hadir disetiap perayaan ldul Fitri masyarakat Indonesia.

Rasanya yang lezat dan awet meski tidak disimpan dalam kulkas, membuat rendang jadi pilihan spesial yang praktis. Rendang dimaknai sebagai simbol ketekunan dan kebersamaan yang mempererat ikatan kekeluargaan.
4. Kue kering
Kue kering jadi salah satu suguhan wajib yang ada di meja untuk para tamu ketika hari raya ldul Fitri.

Biasanya, masyarakat Indonesia dalam menyambut tamu yang datang ke rumah saat lebaran selalu menyediakan makanan praktis ini. Kue kering yang umumnya disuguhkan kepada tamu seperti nastar, kastengel, kue kacang, putri salju dan lain sebagainya.
Keberadaan kue kering ini selain untuk suguhan, juga sebagai simbol kehangatan silaturahmi dan rasa syukur.
Itulah beberapa kuliner khas lebaran di Indonesia yang seringkali jadi menu wajib Idul Fitri. Masyarakat Indonesia memang selalu mempersiapkan Lebaran dengan matang dan sempurna termasuk kulinernya yang enak dan bermakna. Sudah siapkah merayakan lebaran lur?