Lima perwakilan SMK Pendidikan Industri Kayu Atas (Pika) Semarang dikabarkan bakal mengikuti misa agung bersama Paus Fransiskus di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), pada Kamis (5/6/2024).
Tiket undangan mengikuti misa bersama Bapa Suci umat Katolik dunia ini merupakan kado spesial bagi SMK Pika Semarang. Siswa SMK tersebut diundang usai berhasil menyelesaikan dua kursi khusus yang akan dipakai Paus Fransiskus selama kunjungan di Jakarta.
Kepala Sekolah SMK Pika Semarang, FX Marsono bahkan tidak menyangka bakal mendapat undangan misa agung tersebut, menurutnya pihak sekolah sudah cukup senang diberi kepercayaan untuk membuat dua kursi yang akan digunakan Paus Fransiskus.
“Tidak, tidak terpikirkan (dapat undangan). Buat kami diberikan tugas membuat kursi untuk Paus Fransiskus adalah anugerah dan keberkahan,” ucap FX Marsono, Selasa (3/9/2024).
Marsono sebetulnya sudah merencanakan akan mengirim lima siswa SMK Pika Semarang yang mengerjakan pesanan kursi Paus Fransiskus, namun rencana ini bertabrakan dengan ujian sekolah, kuota untuk menghadiri misa agung diwakili oleh guru dan jajaran manajemen.
“Tapi anak- anak juga ada ujian. Akhirnya yang mewakili ke Jakarta guru dan manajemen sekolah,” terang Marsono.
Marsono sangat bangga sekolahnya dipercaya untuk membuat kursi Paus Fransiskus. Ada delapan siswa yang terlibat dalam pengerjaan kursi bersejarah tersebut.
Proses pengerjaan kursi rotan dan sofa membutuhkan sekitar 3,5 bulan, Marsono kemudian menceritakan hal yang paling sulit mengerjakan kursi tersebut ialah menentukan desain yang disukai panitia penyambutan Paus Fransiskus.
“Soalnya ada pesan panitia, Paus Fransiskus ternyata menginginkan desai yang sederhana. Kamu sudah pusing- pusing bikin yang mewah tapi malah ditolak dan terpilih yang sederhana,” jelas Marsono.