Kuliner Jawa Tengah memang beragam. Mulai dari yang tradisional hingga modern. Salah satu kuliner yang hingga kini masih dicari adalah olahan jagung. Meski di tengah dominasi makanan modern dan cepat saji merajalela, kuliner tradisional berbahan jagung masih bisa ditemukan keberadaannya di beberapa wilayah di Jawa Tengah.
Berikut makanan khas Jawa Tengah yang terbuat dari jagung.
1. Marning
Marning merupakan makanan tradisional yang populer di Jawa Tengah. Bahan utamanya berasal dari jagung yang dikeringkan.

Proses pembuatannya membutuhkan waktu yang cukup panjang. Sebelum akhirnya digoreng, biji jagung yang sudah kering harus direndam dalam air kapur sirih, lalu direbus dan dikeringkan kembali.
Makanan ini lebih dikenal sebagai cemilan khas Jawa Tengah. Rasanya gurih dan asin. Dengan tekstur yang super renyah.
2. Grontol
Di beberapa daerah, grontol memiliki nama lain yaitu blendhung, bledhus, atau blendhuk.

Grontol merupakan makanan yang terbuat dari jagung pipil. Proses pembuatannya dengan cara merendam jagung pipil kemudian direbus hingga mekar. Setelahnya dicampur dengan kelapa parut yang sudah diberi garam.
Rasanya manis gurih dan beraroma wangi. Penyajian grontol masih sangat tradisional menggunakan pincukan daun pisang.
3. Sego jagung
Nasi jagung atau lebih dikenal dengan sego jagung merupakan makanan tradisional berbahan dasar jagung.

Umumnya, sego jagung menggunakan jagung kuning atau putih yang gurih. Cara pembuatannya cukup mudah, yaitu dengan mencuci jagung kemudian merendamnya hingga 2 jam. Kemudian masak campuran beras jagung dan beras putih. Tambahkan garam dan daun pandan/salam.
Aduk rata dan masak hingga air meresap, lalu masukkan nasi aron jagung ke dalam kukusan selama 30 menit hingga matang dan terasa lunak. Sego jagung biasanya disajikan bersama sayur urap atau ikan asin. Rasanya gurih, asin dan sedikit manis.
4. Lepet jagung
Lepet jagung merupakan makanan yang berasal dari olahan jagung manis muda. Uniknya, makanan ini tidak menggunakan daun pisang sebagai pembungkus, melainkan dibungkus dengan klobot atau kulit jagung itu sendiri.

Proses pembuatannya juga sederhana. Yaitu jagung dihaluskan terlebih dulu kemudian campurkan dengan kelapa parut, tepung maizena, tepung terigu/ketan, gula pasir, garam, dan vanili.
Untuk pembungkus, cuci bersih kulit jagung (klobot). Rebus sebentar supaya teksturnya lemas dan mudah dibentuk. Ambil adonan secukupnya, letakkan di atas kulit jagung dan lipat kedua sisi. Lalu kukus hingga matang. Lepet jagung bercita rasa manis, legit, dan gurih. Teksturnya juga pulen dan punya aroma yang khas.
Itulah deretan makanan tradisional khas Jawa Tengah yang berasal dari jagung. Keberadaannya tersebar di beberapa wilayah di Jawa Tengah dan masih bisa ditemui di pasar, toko oleh-oleh, warung makan tradisional maupun pedagang kaki lima. Mana olahan jagung favoritmu lur? Tulis di kolom komentar ya!