Tak sekedar kisah cinta anak muda. Drama Korea (Drakor) juga menyajikan banyak kisah realitas kehidupan yang relevan. Salah satu yang menarik perhatian adalah kisah cerita yang mengangkat perjuangan sosok Ibu.
Penasaran? Berikut ulasan drakor dengan objek Ibu sebagai tokoh utama.
1. Hi Bye, Mama! (2020)
Drama ini disutradarai oleh Yoo Je Won dan skenarionya ditulis oleh Kwon Hye Joo. Hi Bye, Mama! dibintangi oleh Kim Tae-hee sebagai Cha Yu-ri yang merupakan ibu dari Jo Seo Woo (Seo Woo Jin). Cerita berfokus pada kerinduan Cha Yu Ri kepada putri semata wayangnya, Jo Seo Woo.
Cha Yu Ri telah lama meninggal karena kecelakaan. Suatu ketika, ia diberi kesempatan reinkarnasi selama 49 hari. Inilah waktu yang tepat agar mencurahkan kasih sayang untuk putrinya. Masalah semakin pelik ketika ia mengetahui bahwa suaminya, Jo Kang Hwa (Lee Kyu Hyung) telah menikahi perempuan lain.
Setelah mendapat hukuman menjadi manusia, Cha Yu Ri diberi dua pilihan. Pertama, untuk tetap bisa hidup sebagai manusia, ia harus mendapatkan posisi di keluarganya.
Opsi ini tentu saja tidak mudah, karena banyak perubahan yang terjadi di kehidupan orang-orang terdekatnya setelah lima tahun ia meninggal. Pilihan kedua, jika selama 49 hari itu ia tidak menemukan posisi yang tepat untuknya, Cha Yu Ri akan menghilang dan tidak akan pernah reinkarnasi selamanya.
Mengusung genre fantasi, serial ini memiliki jalan cerita yang unik. Penonton bisa dibuat tertawa, menangis, dan terharu di saat bersamaan. Drama ini menyampaikan pesan berharga tentang cinta, kebaikan, dan keluarga.
2. Angry Mom (2015)
Drama ini dibintangi oleh Kim Hee-sun sebagai Jo Kang Ja, Kim Yoo-jung sebagai Oh Ah Ran, dan Ji Hyun-woo sebagai Park No-ah. Angry Mom berkisah tentang ibu yang murka sebab anaknya jadi korban bullying hingga masuk rumah sakit.
Secara keseluruhan, drama ini menyoroti karakter Kang Ja yang terpaksa menyamar jadi anak sekolah. Hal itu dia lakukan demi melindungi sang putri, Oh Ah Ran. Namun, ternyata di sekolah ada banyak permasalahan lain yang tak kalah rumit.
Ah Ran mengalami trauma yang sangat berat. Karena perundungan tersebut, Ah Ran menjadi penakut dan banyak menyimpan rahasia.
Karena merasa tidak mendapatkan dukungan yang cukup dari sekolah dan hukum, Kang Ja pun memutuskan untuk mengatasi masalah tersebut dengan caranya sendiri dengan menyamar sebagai anak sekolah.
Hal itu dia lakukan demi mencari tahu apa yang sebenarnya sedang terjadi. Dia ingin memberikan pelajaran kepada para pengganggu yang berani menyakiti putrinya. Drama ini menyoroti berbagai masalah yang terjadi di sekolah, seperti bullying, sikap orangtua yang ambisius, dan korupsi.
3. A Pledge to God (2018)
A Pledge to God mengisahkan perjuangan ibu, Seo Ji Young (Han Chae Young) yang berusaha menyelamatkan putranya, Kim Hyun Woo (Han Yi An) dari leukemia. A Pledge To God dibintangi Han Chae Young dan Bae Soo Bin. Ditambah, ia bercerai dengan suaminya.
Hyeon Woo kecil sakit parah dan membutuhkan transplantasi sumsum tulang belakang dan orang tuanya tidak cocok menjadi pendonor.
Drama ini menggambarkan dinamika keluarga yang rumit, termasuk dampak perceraian dan hubungan baru. Terlebih karakter utama dalam drama dihadapkan pada pilihan-pilihan sulit .
4. Mother (2018)
Drama ini dibintangi oleh Lee Bo Young sebagai Kang Soo Jin yang menceritakan kisah seorang perempuan berprofesi guru yang berusaha menyelamatkan anak kecil bernama Hye Na (Heo Yool). Anak tersebut mengalami kekerasan dari orangtuanya.
Karena itu, Kang Soo Jin yang merupakan seorang guru temporer yang mengajar di sebuah sekolah dasar bermaksud mengadopsi Hye Na sebagai anaknya. Namun, perjuangannya tidaklah mudah. Ia dicap sebagai penculik anak dan harus berurusan dengan kepolisian.
Drama Korea ini menjadi salah satu series yang sukses di tahun 2018. Mother memiliki rating yang tinggi dan mendapatkan banyak sekali penghargaan atas kesuksesannya.
Sosok ibu menjadi salah satu hal unik dari sebuah drama korea (drakor). Digambarkan dengan karakter penuh cinta dan pengorbanan, membuat penonton ikut terhanyut ke dalam cerita. Dan dari situlah pesan moral bisa diambil penonton ke dalam kehidupan nyata.
Bahwa menjadi seorang ibu tak hanya sekedar melahirkan, namun juga merawat, melindung, mengasihi anak yang dilahirkannya, seorang ibu dituntut untuk menjadi kuat dan hebat bagi keluarganya. Namun kita juga perlu mengingat bahwa seorang ibu hanya manusia biasa yang bisa merasa lelah, marah, kecewa, khawatir dan segala emosional yang dirasakan manusia lainnya, maka kita sebagai anak juga harus mampu mengerti, memahami dan merangkulnya.
Penulis : Eka Lestari